Selasa, 23 Februari 2010

tugas bahasa indonesia (5)

Menginap Dirumah Teman

Esha, Irvine, dan Zona pergi menginap di rumahnya Wawan di daerah Pondok Soga. Karena besoknya mereka akan pergi untuk survey ke ‘Pantai Tanjung Baru Cilamaya’. Karena kata Wawan, di tempat itu ada pulau berbentuk hati. Untuk next trip berikutnya kita melakukan voting ketemen-temen. Dan alhasil ‘Pantai Tanjung’ lah yang terpilih.

Di rumah Wawan terdapat pohon kelapa, pohon pisang, dan pohon nangka. Kata orang-oarang sih, hantu seperti kuntilanak sangat suka nangkring di pohon nangka, tapi who knows. Dan tidak lama kemudian, Wawan mengajak Esha,Irvine,Zona untuk ke kebun belakang rumahnya, karena entog-entog peliharaan Wawan berisik sekali. Lalu mereka ber-4 mengecek entog-entog itu. Dan tidak ada apa-apa. Lalu mereka masuk lagi kedalam rumah. 10 menit kemudian terdengar suara-suara aneh dari tambak ikan lele Wawan. Dan mereka ber-4 mengecek lagi. Dan seperti tadi saja, tidak ada apa-apa.

Saat mereka membalikkan badan ingin masuk kedalam rumah, tiba-tiba saja ada sesosok bayangan putih di deket pohon pisang, bayangan itu melayang-melayang kadang muncul kadang hilang. Mereka ber-4 hanya bisa terpaku dan terdiam melihat bayangan itu. Seperti orang bodoh saja. Lalu ada suara wanita yang menangis di atas kepala mereka. Karena mereka berempat berdiri tepat dibawah pohon nangka. Dan saat mereka melihat ke atas, benar saja, ada miss kunti sedang nangkring mengayun-ayunkan kakinya didahan pohon nangka.

Lalu pocong yang dipohon pisang itu muncul lagi menghampiri miss kunti yang berada dipohon nangka itu. Ternyata semasa hidupnya mereka itu pacaran, tetapi saat mereka menikah tiba-tiba saja mereka dirampok dan dibunuh.
Esha, Irvine, Wawan, Zona cuma bisa diam dan berteriak. ‘Hantuuuuuuuuuu’ dan mereka pun lari terbirit-birit karena muka hantunya itu teramat sangaaaat seram dan mengerikan. Lalu kedua hantu itupun hanya bisa bilang “ahelaah..gangguin orang ajj siih lo pada, gag tau apa, hantu lagi kangen-kangena. Masih aja digangguin. Nanti gw gangguin balik lo”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar